pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

Ratusan Anak Jakarta Putus Sekolah, PSI Ungkap Strategi Efektif Cegah Siswa Berhenti Belajar

Jakarta – Masalah putus sekolah di Ibu Kota masih menjadi tantangan serius yang harus dihadapi. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta, tercatat sebanyak 746 siswa di berbagai jenjang pendidikan mengalami putus sekolah pada tahun 2025. Salah satu faktor penyebabnya adalah keadaan ekonomi keluarga yang tidak mendukung.

Kondisi ini mendorong politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek ‘Uki’ Prayudi, untuk memberikan dukungan terhadap pendidikan anak-anak yang berasal dari keluarga yang menghadapi kesulitan finansial.

Sebanyak 30 siswa SMP di wilayah Jakarta Selatan mendapatkan beasiswa melalui program yang dinamakan ‘Dedek Prayudi Bagi-Bagi Beasiswa’.

Program ini tidak hanya menyediakan bantuan dana, tetapi juga perlengkapan sekolah yang dibutuhkan. Setiap siswa penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1.000.000 per tahun.

“Beasiswa yang kami berikan sebesar Rp1.000.000 dan perlengkapan sekolah per tahun untuk masing-masing anak. Terdapat 30 siswa SMP yang menjadi penerima manfaat dari program ini,” ungkap Dedek.

Dedek menekankan bahwa masalah biaya pendidikan bisa menjadi hambatan bagi anak-anak untuk melanjutkan studi mereka. Oleh karena itu, bantuan ini diharapkan dapat menjadi penopang bagi keluarga agar kebutuhan pendidikan anak tetap terjamin.

“Pendidikan adalah fondasi penting untuk membangun masa depan bangsa. Namun, masih banyak siswa yang terhambat untuk melanjutkan pendidikan karena masalah biaya,” tegasnya.

Menurut Dedek, untuk memastikan keberlanjutan pendidikan, tindakan nyata harus diambil agar siswa tetap dapat bersekolah.

“Oleh karena itu, inisiatif kami dalam memberikan beasiswa ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak, khususnya di Jakarta Selatan,” tambahnya.

Bantuan tersebut diserahkan di Kantor DPD PSI Jakarta Selatan pada Rabu, 9 September 2026. Ketua DPD PSI Jakarta Selatan, Patriot Muslim, juga hadir dalam acara tersebut.

Dedek menegaskan bahwa keterlibatan politik dalam urusan masyarakat tidak seharusnya terhenti setelah pemilihan umum selesai.

“Program ini menunjukkan komitmen bahwa politik seharusnya tidak hanya berhenti di arena pemilihan umum, tetapi juga diwujudkan melalui program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat mengurangi beban pengeluaran orang tua serta menjaga semangat belajar para siswa.

“Saya berharap beasiswa ini bisa meringankan biaya pendidikan anak-anak dan membantu mereka terhindar dari putus sekolah,” pungkas Dedek.

➡️ Baca Juga: Antonio Rudiger dari Real Madrid Resmi Pensiun dari Timnas Jerman

➡️ Baca Juga: KPK Mengajukan Tambahan Anggaran Rp774 Miliar, Inilah Alasan di Baliknya

Related Articles

Back to top button