Slot online yang mendapat banyak ulasan menarik

Mahjong Ways tawarkan bagi-bagi bonus oriental empire celebration dengan sensasi menarik

Perkembangan game mobile dari pg soft dan pragmatic play

Bagaimana gates of olympus menarik perhatian penggemar game

Evaluasi data mahjong dinamika analytics

Slot online yang banyak direkomendasikan pengguna berpengalaman

depo 10k depo 10k
berita

Anak Perempuan dan Cucu Ali Khamenei Tewas akibat Serangan Israel-AS yang Mematikan

Teheran – Media resmi Iran telah mengonfirmasi berita duka mengenai kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Kematian tersebut terjadi setelah serangkaian serangan brutal yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel. Dalam insiden tragis ini, Khamenei dan anggota keluarganya mengalami nasib yang sama.

Menurut laporan yang disampaikan oleh Al Jazeera pada hari Minggu, 1 Maret 2026, keluarga Khamenei dilaporkan juga tewas dalam serangan tersebut. Media pemerintah Iran menginformasikan bahwa putri, menantu laki-laki, serta cucu Khamenei turut menjadi korban dalam insiden yang mematikan ini.

Sebagai reaksi atas kematian tersebut, pemerintah Iran segera mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan kepada Pemimpin Tertinggi dan keluarganya yang tewas dalam serangan yang sangat mengejutkan.

Sementara itu, pejabat pemerintah Israel menyatakan kepada media bahwa Khamenei kemungkinan besar tewas di kompleks kediamannya saat serangan berlangsung, dan mereka mengklaim terdapat bukti yang mendukung pernyataan ini. Mantan Presiden AS, Donald Trump, juga mengonfirmasi kebenaran laporan tersebut.

“Kami percaya bahwa berita tentang kematian Ayatollah adalah fakta yang benar. Banyak pemimpin Iran lainnya juga telah tewas,” ungkap Trump dalam sebuah wawancara singkat melalui telepon dengan NBC News.

Ia menambahkan bahwa sejumlah besar pimpinan senior Iran telah hilang, meskipun belum ada konfirmasi resmi atau verifikasi independen dari pihak Teheran mengenai situasi ini.

Di sisi lain, pasukan elite Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa mereka akan segera meluncurkan operasi serangan paling agresif dalam sejarah Republik Islam Iran. Ancaman tersebut ditujukan langsung kepada Israel dan Amerika Serikat.

Setelah konfirmasi mengenai kematian Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel pada tanggal 28 Februari 2026, berbagai lembaga negara Iran dengan cepat menyatakan akan melakukan balasan yang setimpal.

“Operasi serangan terberat dalam sejarah Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan segera dilaksanakan, menargetkan wilayah yang diduduki serta pangkalan-pangkalan para teroris Amerika,” demikian pernyataan dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), seperti yang dilaporkan pada hari Minggu, 1 Maret 2026.

➡️ Baca Juga: Bambang Pamungkas Tegaskan Kinerja Buruk Pemain dan Pelatih Persija Jakarta

➡️ Baca Juga: Jumhur Hidayat Menjawab Vonis 10 Bulan Penjara: Saya Bukan Terpidana sebagai Menteri LH!

Related Articles

Back to top button