Arumi Bachsin Pilih Produk Lokal, Tunjukkan Keberanian Tinggalkan Barang Branded

Jakarta – Sejak mendampingi suaminya, Emil Dardak, dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah, Arumi Bachsin mengalami transformasi gaya hidup yang signifikan. Ia kini semakin akrab dengan penggunaan produk lokal dan tidak lagi merasa perlu bergantung pada barang-barang bermerek internasional.
Perubahan ini dimulai ketika Arumi diangkat sebagai Ketua Dekranasda Jawa Timur. Dalam perannya, ia berkesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan pelaku UMKM dan memahami kualitas produk dalam negeri secara langsung. Hal ini membuatnya semakin percaya akan potensi yang dimiliki produk lokal.
“Sejak mendampingi Mas Emil, saya menyadari bahwa sebagai istri kepala daerah, saya juga memiliki tanggung jawab. Di Jawa Timur, saya menjadi Ketua Dekranasda yang bertugas untuk mendukung dan membina UMKM. Dari pengalaman itu, saya melihat bahwa kualitas produk UMKM kita sangat baik dan harganya pun terjangkau,” ungkap Arumi dalam sebuah program acara TV yang dipandu oleh Irfan Hakim dan Raffi Ahmad pada Selasa, 31 Maret 2026.
Melalui jabatannya, Arumi menyaksikan bahwa produk lokal kini layak untuk diperhitungkan. Banyak karya dari UMKM yang tidak hanya memiliki kualitas yang baik, tetapi juga mampu bersaing dengan produk dari luar negeri, sambil tetap menawarkan harga yang lebih bersahabat.
Selain kualitas, Arumi juga menunjukkan perubahan dalam cara pandangnya terhadap belanja. Kini, ia lebih memprioritaskan jumlah atau manfaat yang diperoleh, dibandingkan sekadar memperhatikan label merek.
“Saya lebih mengutamakan kuantiti. Saya ingin mendapatkan produk dalam jumlah banyak meski harganya murah. Jadi, jika dibilang murah, sebenarnya tidak juga karena totalnya tetap mahal jika kita menghitung dari kuantitas yang dibeli,” tambahnya.
Yang menarik, Arumi dengan tegas menegaskan bahwa ia tidak merasa gengsi menggunakan produk lokal. Baginya, rasa bangga terhadap hasil karya dalam negeri jauh lebih berarti dibandingkan sekadar mengejar status dengan barang-barang bermerek.
“Branded lokal, tentu saja,” tegasnya.
Pernyataan singkat tersebut mencerminkan bahwa Arumi kini merasa bangga menggunakan produk lokal sebagai bagian dari gaya hidupnya. Ini adalah langkah positif yang menunjukkan bahwa produk dalam negeri patut dihargai.
Transformasi ini menjadi contoh yang inspiratif bagi masyarakat luas. Di tengah tren yang cenderung mengedepankan barang-barang bermerek, Arumi menunjukkan bahwa produk lokal memiliki tempat yang layak, baik dari segi kualitas maupun keuntungan ekonomi.
Melalui langkahnya yang berani, Arumi Bachsin tidak hanya mendemontrasikan keberanian untuk meninggalkan barang-barang branded, tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan mendukung produk lokal. Dengan demikian, harapan untuk memajukan industri dalam negeri menjadi semakin nyata.
Keberanian Arumi untuk memilih produk lokal menunjukkan bahwa ada banyak yang bisa kita banggakan dari hasil karya anak bangsa. Ini adalah momen di mana setiap orang bisa berkontribusi untuk mendukung ekonomi lokal dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
Di era di mana konsumerisme semakin mendominasi, pilihan Arumi untuk beralih ke produk lokal menjadi pernyataan yang kuat. Ia ingin menunjukkan bahwa kualitas tidak selalu harus diukur dari merek, tetapi dari nilai yang terkandung di dalam setiap produk yang kita gunakan.
Dengan meningkatkan kesadaran akan produk lokal, Arumi Bachsin berperan aktif dalam mengubah paradigma masyarakat tentang belanja. Ia ingin mengajak semua orang untuk memberi kesempatan kepada produk dalam negeri untuk bersinar dan mendapatkan perhatian yang layak.
Dukungan terhadap produk lokal tidak hanya memberikan manfaat bagi perekonomian, tetapi juga menciptakan rasa kebersamaan dan identitas yang kuat bagi bangsa. Dengan mengutamakan produk lokal, kita semua dapat berperan dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.
Arumi Bachsin, melalui perjalanan dan pilihannya, telah membuktikan bahwa keberanian untuk beralih dari barang branded ke produk lokal bukanlah hal yang dianggap remeh. Ia menjadi simbol harapan dan perubahan bagi masyarakat yang ingin mendukung produk dalam negeri.
Dengan langkah-langkah kecil yang diambil oleh individu seperti Arumi, kita semua dapat berkontribusi dalam menciptakan dampak yang lebih besar. Mari kita bersama-sama mendukung produk lokal dan membuktikan bahwa kualitas dan kreativitas anak bangsa mampu bersaing di tingkat global.
➡️ Baca Juga: Pendekatan Humanis Polri Membangun Kepercayaan Publik dan Stabilitas Keamanan di Papua
➡️ Baca Juga: Teknik Recovery dan Nutrisi Post-Workout untuk Pemulihan Otot Cepat




