IHSG Berpotensi Turun ke Level 6.700, Simak 5 Rekomendasi Saham dari Analis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami penurunan lebih lanjut dalam sesi perdagangan pada hari Jumat, 13 Maret 2026. IHSG ditutup di level 7.362,11, mengalami penurunan sebesar 0,37 persen.
Menurut analisis dari Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova menjelaskan bahwa saat ini IHSG berada sedikit di atas level support minor di angka 7.305. Ia mengindikasikan bahwa jika IHSG menembus level tersebut, maka akan membuka peluang bagi indeks untuk menguji kembali area 7.105 hingga 7.140 yang tampaknya masih menjadi support yang cukup kuat.
Ivan juga menambahkan, “Meskipun demikian, perlu diwaspadai kemungkinan perpanjangan tren penurunan menuju level 6.744 jika tekanan jual yang signifikan mulai muncul,” ungkapnya dalam pernyataan resmi pada hari yang sama.
Titik support IHSG saat ini berada di level 7.305, 7.106, 6.900, dan 6.744. Sementara itu, tingkat resistance berada pada level 7.450, 7.585, 7.765, dan 8.098.
Selain itu, Ivan memperkirakan bahwa ada beberapa saham yang berpotensi menunjukkan kinerja yang solid pada perdagangan hari ini. Berikut adalah lima rekomendasi saham yang patut diperhatikan oleh para investor untuk meraih keuntungan.
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menjadi salah satu saham yang menarik untuk diinvestasikan. Perusahaan ini dikenal luas dalam industri makanan dan minuman, menawarkan produk yang sangat dibutuhkan di pasar.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) juga menjadi sorotan. Sebagai salah satu produsen makanan terbesar di Indonesia, kinerja sahamnya cenderung stabil dan menjanjikan.
Selanjutnya, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) yang bergerak di bidang peternakan dan pangan, memiliki potensi pertumbuhan yang baik seiring dengan meningkatnya permintaan akan produk-produk berbasis protein.
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) berada dalam industri energi terbarukan yang sedang berkembang pesat. Dengan fokus pada pengembangan material baterai, saham ini bisa menjadi pilihan menarik bagi investor yang berorientasi pada masa depan.
Terakhir, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) juga layak dicermati. Perusahaan ini berfokus pada sektor pertambangan batu bara, yang tetap memiliki permintaan di pasar global.
Dengan memantau pergerakan IHSG dan rekomendasi saham di atas, investor dapat mempersiapkan diri untuk mengambil keputusan yang lebih tepat dalam menghadapi potensi penurunan hingga level 6.700.
➡️ Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Hadapi Korupsi di Kejuaraan Internasional
➡️ Baca Juga: Impor Minyak dari AS Memerlukan Waktu Lebih Lama, Bahlil Jelaskan Strategi Efektifnya




