Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

IHSG Menguat di Tengah Bursa Asia-Pasifik Lesu Akibat Ancaman Blokade Selat Hormuz

IHSG dibuka dengan penguatan sebesar 41 poin atau setara 0,56 persen di level 7.541 pada awal perdagangan pada hari Selasa, 14 April 2026.

Fanny Suherman, Kepala Riset Ritel di BNI Sekuritas, memperkirakan bahwa IHSG memiliki potensi untuk melanjutkan tren penguatan pada sesi perdagangan hari ini.

“IHSG berpotensi untuk mencoba menembus level 7.600. Namun, perlu diwaspadai, karena jika gagal menembus level tersebut, IHSG mungkin akan mengalami koreksi terlebih dahulu,” jelas Fanny dalam laporan riset hariannya pada Selasa, 14 April 2026.

Bursa Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan yang beragam, dengan sebagian besar mengalami penurunan pada perdagangan hari Senin. Ini terjadi seiring dengan meningkatnya kekhawatiran investor setelah langkah Amerika Serikat yang mengarah pada blokade pelabuhan Iran, menyusul tidak tercapainya kesepakatan damai dengan Teheran.

Kendala dalam negosiasi yang berlangsung di Islamabad pada akhir pekan lalu telah memicu kembali ketakutan bahwa konflik antara AS dan Iran akan berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.

Kondisi ini memicu lonjakan harga minyak dan dapat memberikan tekanan terhadap perekonomian global. Harga minyak mentah mengalami kenaikan signifikan setelah pembicaraan berakhir tanpa hasil, dan Amerika Serikat melangkah lebih dekat menuju blokade lalu lintas pelabuhan Iran.

Di sisi lain, laporan media menyebutkan bahwa Presiden AS, Donald Trump, juga mempertimbangkan kemungkinan untuk melanjutkan serangan udara terhadap Iran. Sebelumnya, Trump telah menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan syarat Iran membuka akses pelayaran di Selat Hormuz.

Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 0,74 persen, sementara Topix mengalami penurunan sebesar 0,45 persen. Indeks Kospi di Korea Selatan terkoreksi 0,86 persen, S&P/ASX 200 di Australia melemah 0,39 persen, dan Hang Seng di Hong Kong turun 0,90 persen. Di sisi lain, indeks CSI 300 di China mencatatkan kenaikan 0,21 persen, sedangkan Kosdaq juga menguat 0,57 persen.

“Support IHSG berada di kisaran 7.400 hingga 7.450, sementara resistance IHSG ada di rentang 7.560 hingga 7.600,” tambahnya.

Sebagai informasi tambahan, indeks-indeks utama di Wall Street ditutup dengan penguatan pada perdagangan Senin kemarin, didorong oleh optimisme investor mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran di tengah ketegangan geopolitik yang masih berlangsung.

Indeks S&P 500 mengalami kenaikan sebesar 1,02 persen, Nasdaq Composite naik 1,23 persen, dan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,63 persen. Sementara itu, saham Oracle melonjak hampir 13 persen, dan Palantir Technologies mengalami kenaikan lebih dari 3 persen.

Sentimen positif juga muncul setelah Presiden AS, Donald Trump, mengungkapkan bahwa terdapat sinyal dari pihak lawan untuk kembali membuka peluang negosiasi. “Kami telah dihubungi oleh pihak seberang. Mereka sangat berkeinginan untuk mencapai kesepakatan,” ujarnya.

➡️ Baca Juga: Peluang Ruben Onsu Menang Hak Asuh Anak Kecil Menurut Praktisi Hukum Minola Sebayang

➡️ Baca Juga: Manfaatkan Aplikasi Mobile untuk Memantau Portofolio Saham Dimanapun Anda Berada

Related Articles

Back to top button