Keluarga Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 Serahkan Data ke Polda Kalsel

Polda Kalimantan Selatan telah menyediakan layanan post mortem dan ante mortem untuk membantu proses identifikasi korban yang meninggal akibat tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.
“Mulai malam ini, kami membuka layanan bagi keluarga korban untuk pengumpulan data,” ungkap Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, AKBP dr. M Ihsan Wahyudi, saat konferensi pers di Banjarmasin pada Minggu malam.
Layanan ini dapat ditemukan di bagian sebelah kiri gedung terminal Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Keluarga korban diharapkan dapat membawa data diri dari anggota keluarga yang hingga kini belum ditemukan.
Ihsan menjelaskan bahwa beberapa informasi penting yang dapat membantu proses identifikasi antara lain adalah ijazah atau KTP untuk keperluan pemeriksaan sidik jari, serta foto korban yang menunjukkan senyuman dan struktur gigi depan.
“Data yang dikumpulkan dari keluarga akan kami padukan dengan jasad korban ketika ditemukan,” tambahnya.
Ihsan juga memastikan bahwa identifikasi korban akan dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) yang terdiri dari tenaga medis Rumah Sakit Bhayangkara dan Bidang Dokkes Polda Kalsel, serta dukungan dari TNI dan tim kesehatan Brimob.
Basarnas mengkonfirmasi bahwa tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi 113 penumpang, dengan rincian 107 orang selamat dan enam orang dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, pencarian masih dilakukan terhadap 130 orang lainnya dari total 243 penumpang yang diangkut oleh Kapal Virgo Transport 8 yang berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin.
➡️ Baca Juga: Karim Benzema Berstatus Bebas Transfer, Apakah Newcastle United Siap Merekrutnya?
➡️ Baca Juga: Bhayangkara Presisi Kalahkan Samator di Final Four Proliga, Vinales Comeback di MotoGP Spanyol 2026




