pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

Anwar Ibrahim Diskusikan Sawit dan Penerbangan dalam Pertemuan dengan Putin di KTT BRICS

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di KTT ke-18 BRICS yang berlangsung di New Delhi, India. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas berbagai isu penting, termasuk percepatan penerbangan langsung antara Malaysia dan Rusia serta penjualan minyak sawit yang menjadi komoditas utama.

Setelah tiba di New Delhi, Anwar Ibrahim segera mengadakan diskusi dengan Presiden Putin. Ia menekankan pentingnya untuk mempercepat realisasi penerbangan langsung antara kedua negara, serta memperkenalkan fasilitas perjalanan bebas visa yang telah disepakati sebelumnya. Langkah ini diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di antara Malaysia dan Rusia.

Anwar menjelaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang sangat bersahabat. Ini memberikan kesempatan bagi kedua negara untuk mengevaluasi kemajuan hubungan bilateral dan merumuskan langkah-langkah konkret dalam memperkuat kerja sama di berbagai bidang.

Dalam kesempatan itu, Anwar juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan Rusia terhadap kemitraan energi dengan Malaysia. Ia menekankan bahwa kedua negara memiliki potensi dan keahlian yang dapat saling melengkapi untuk memperluas kolaborasi di sektor strategis tersebut demi kepentingan bersama.

Pembicaraan yang dilakukan juga mencakup upaya meningkatkan ekspor minyak sawit Malaysia ke pasar Rusia, serta menjajaki kemungkinan untuk menggandakan nilai perdagangan antara kedua negara. Anwar menegaskan bahwa setiap kesepakatan yang tercapai perlu segera diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan yang nyata.

Anwar mengusulkan pembentukan mekanisme khusus antara Malaysia dan Rusia untuk mengoordinasikan serta mempercepat implementasi semua kesepakatan yang dicapai. Usulan ini mendapatkan persetujuan dari Presiden Putin, menandakan komitmen kedua belah pihak untuk meningkatkan kerja sama.

Di akhir pertemuan, Anwar Ibrahim menyampaikan kembali undangan dari Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim, kepada Presiden Putin untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Malaysia. Ini merupakan langkah penting dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara.

➡️ Baca Juga: Eks Menag Yaqut Hadiri Pemeriksaan KPK, Apakah Langsung Ditahan Hari Ini?

➡️ Baca Juga: Resep Makanan Khas Jawa: Cita Rasa Tradisional yang Menggugah

Related Articles

Back to top button