happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
bisnis

Alexandr Wang Raih Gaji Tinggi, Dorong Nilai Pasar Meta Melonjak hingga Rp4.212 Triliun

Keputusan Meta untuk menginvestasikan dana sebesar US$14,3 miliar, yang setara dengan sekitar Rp257,4 triliun, dalam Scale AI pada tahun 2025, kembali menjadi perhatian publik. Salah satu faktor kunci di balik keputusan ini adalah penunjukan Alexandr Wang, pendiri dan mantan CEO Scale AI, sebagai Chief AI Officer di Meta.

Nilai transaksi yang sangat besar ini menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai kontribusi yang dapat diberikan oleh Wang kepada perusahaan. Namun, kemajuan yang dicapai oleh produk kecerdasan buatan Meta dalam beberapa waktu terakhir mulai memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai nilai dari keputusan tersebut.

Alexandr Wang, yang kini menjadi salah satu tokoh sentral dalam kesepakatan antara Meta dan Scale AI, dilaporkan menerima imbalan sekitar US$5 miliar, yang setara dengan Rp90 triliun.

Dalam kesepakatan tersebut, Meta menginvestasikan US$14,3 miliar untuk mendapatkan 49 persen saham non-voting di Scale AI, sekaligus mendatangkan Wang ke dalam timnya. Kesepakatan ini membuat valuasi Scale AI mencapai lebih dari US$29 miliar pada saat itu.

Besarnya nilai yang terkait dengan Wang kembali menjadi perbincangan setelah produk AI yang dikembangkan oleh Meta menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Adam Khoo, seorang investor teknologi, berpendapat bahwa dampak dari bakat yang dimiliki Wang mulai terlihat dalam perkembangan bisnis Meta.

“Banyak orang menganggap Mark Zuckerberg tidak rasional ketika Meta membayar US$5 miliar untuk membawa Alexandr Wang sebagai Chief AI Officer. Nilai tersebut tampak terlalu tinggi pada saat itu,” ujar Khoo, seperti yang dilaporkan oleh Yahoo Finance pada Selasa, 29 September 2026.

“Namun, jika kita melihat perkembangan hingga saat ini, produk-produk AI baru yang dihasilkan Meta di bawah kepemimpinan Wang telah berhasil menambah sekitar US$200 miliar, atau sekitar Rp3.600 triliun, terhadap nilai pasar perusahaan. Tiba-tiba, harga miliaran dolar untuk mendapatkan talenta luar biasa tidak lagi terasa terlalu berlebihan. Inilah cara pikir para pengusaha sukses. Pertanyaannya bukanlah berapa biaya untuk mendapatkan orang ini, melainkan seberapa banyak nilai yang dapat diciptakan olehnya. Jika seseorang mampu membantu Anda menciptakan nilai sebesar US$10 miliar, membayarnya US$1 miliar bisa jadi adalah keputusan yang sangat menguntungkan,” tambah Khoo.

➡️ Baca Juga: HMT ITB Mengklarifikasi Permohonan Maaf Terkait Lirik Lagu ‘Erika’ yang Kontroversial

➡️ Baca Juga: Transformasikan 7 Keahlian dari Pengalaman Kerja Puluhan Tahun Menjadi Bisnis Menguntungkan

Related Articles

Back to top button