Olahraga Sebagai Pertahanan Anak Muda Terhadap Radikalisme, Tawuran, dan Narkoba

Jakarta – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat berkomitmen untuk menjadikan olahraga sebagai alat penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Mereka menganggap olahraga tidak hanya sebagai aktivitas fisik, tetapi juga sebagai strategi untuk mencegah berbagai perilaku negatif yang dapat merugikan masyarakat. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah menjalin kerja sama dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.
Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat kontribusi olahraga dalam menanggulangi isu-isu serius seperti intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba. KONI Pusat berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan positif bagi anak muda melalui aktivitas olahraga.
Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Gedung Presisi, delegasi dari KONI Pusat dipimpin oleh Staf Ahli Ketua Umum, Letkol Purn Hamka Handaru. Hadir pula dalam acara tersebut Kabid Media dan Humas KONI Pusat, Tirto Prima Putra, Wakil Kabid Ayu Dyah Pasha, serta Martinez dos Santos dan Deborah Imanuella.
Kunjungan ini juga merupakan bagian dari inisiatif KONI Pusat untuk memperkenalkan program kampanye bertajuk ‘Mimpi Besar Sekolah Kelar: No Drop Out, Just Level Up’. Program ini bertujuan untuk menginspirasi generasi muda agar tetap mengutamakan pendidikan sambil aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan olahraga.
Melalui sosialisasi yang melibatkan berbagai cabang olahraga dan kolaborasi dengan KONI daerah, kampanye ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga dan menciptakan lingkungan yang lebih positif. Dengan cara ini, diharapkan anak muda dapat terhindar dari pengaruh negatif.
“Kami dari KONI Pusat hadir dengan semangat kolaborasi, karena prestasi olahraga bukan hanya milik KONI, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Kita harus bersatu untuk membangun prestasi,” tegas Hamka Handaru.
Dia menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan cita-cita Asta Cita ke-4 yang dicetuskan oleh Presiden Prabowo Subianto, serta upaya mencapai target Indonesia Emas, yaitu masuk dalam lima besar Olimpiade 2044. Ini adalah langkah yang ambisius namun dapat dicapai dengan kolaborasi yang tepat.
“Tujuan KONI Pusat adalah mewujudkan cita-cita tersebut dan memastikan bahwa Indonesia dapat bersaing di tingkat dunia,” lanjutnya. Visi KONI Pusat adalah “Bersatu Berprestasi”, yang menjadi fondasi bagi pengembangan olahraga di Indonesia.
Kedatangan delegasi KONI Pusat disambut dengan antusias oleh Kepala Densus 88 Antiteror Polri, Irjen Pol Tubagus Ami Prindani. Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasubdit Kontra Ideologi Kombes Pol M. Dofir, Tubagus menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal yang positif untuk membangun sinergi antara lembaga yang berbeda.
“Kami melihat pertemuan ini sebagai peluang untuk menciptakan sinergi antar lembaga dan membuka peluang untuk tindakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Tubagus. Upaya kolaboratif semacam ini dapat memberikan dampak yang besar dalam memerangi isu-isu sosial yang mengancam generasi muda kita.
➡️ Baca Juga: Ekshumasi Sutrimo Tanpa Luka Kekerasan, Polisi Tunggu Hasil Uji Racun
➡️ Baca Juga: Bali United Siap Akhiri Rekor Kandang Persib di GBLA, Kata Ricky Fajrin



