pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
bisnis

Alokasi Anggaran Disetujui, Menko Zulhas Pastikan Bantuan Pangan Beras Hingga Desember 2023

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengonfirmasi bahwa bantuan pangan beras akan berlanjut hingga Desember 2023. Hal ini menyusul persetujuan tambahan alokasi anggaran sebesar satu juta ton beras untuk periode Oktober hingga Desember.

Tambahan alokasi ini merupakan kelanjutan dari penyaluran bantuan pangan sebelumnya yang berlangsung dari Juli hingga September, di mana setiap penerima bantuan pangan (PBP) menerima 10 kilogram beras per bulan.

“Jadi, bagi Bapak dan Ibu yang telah menerima beras sebanyak 30 kg hingga September, mereka akan mendapatkan lagi untuk tiga bulan ke depan, yaitu Oktober, November, dan Desember. Ini sudah disetujui oleh Presiden, dan kami menambahkannya,” ujar Zulhas dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Jumat, 11 September 2023.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Zulhas meninjau langsung penyaluran bantuan pangan di Kediri, Jawa Timur, pada Kamis, 10 September. Dalam kunjungannya ke Balai Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, sebanyak 12.000 kg beras disalurkan kepada 400 PBP.

Para penerima bantuan berasal dari masyarakat Desa Gogorante, termasuk di dalamnya pengemudi ojek daring dan anak yatim. Setiap penerima mendapatkan 30 kg beras sekaligus, yang merupakan akumulasi dari bantuan bulan Juli, Agustus, dan September.

Zulhas menjelaskan bahwa pemerintah mempercepat penyaluran bantuan, terutama untuk masyarakat yang tergolong dalam desil 1 hingga desil 4, agar mereka dapat segera menerima bantuan pada saat-saat sulit.

“Kebijakan ini diambil sebagai respons cepat terhadap keluhan masyarakat. Kami mendengar laporan tentang kenaikan harga beras dan kesulitan masyarakat untuk membeli beras. Dengan ini, kami berharap bisa membantu rakyat dengan cepat,” ungkapnya.

Menurut Menko Pangan, percepatan penyaluran bantuan pangan merupakan salah satu dari empat strategi pemerintah dalam menekan kenaikan harga pangan selama musim paceklik.

Selain bantuan pangan beras, pemerintah juga menyiapkan penyaluran satu juta ton beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta 150 ribu ton jagung untuk peternak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, akan dilakukan pelelangan 380 ribu ton beras yang akan digunakan sebagai bahan baku industri tepung beras dengan harga minimum sebesar Rp11.000 per kg.

Sebelumnya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan sebanyak 997,2 ribu ton Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebagai bantuan pangan kepada 33.244.408 PBP dalam periode Juli hingga September 2023.

➡️ Baca Juga: Konflik di Cuaca Ekstrem Jadi Perhatian Dunia

➡️ Baca Juga: Cara Merawat Tanaman Bonsai: Tips Mudah untuk Pemula

Related Articles

Back to top button