Anggota DPR Memastikan Pembiayaan Optimal untuk UMKM dan Ekonomi Kreatif

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman, yang juga berperan sebagai anggota Panja pembiayaan dan permodalan UMKM serta Ekonomi Kreatif, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif pembentukan Panitia Kerja Akses Pembiayaan dan Permodalan untuk UMKM dan sektor Ekonomi Kreatif.
Gandung menegaskan bahwa UMKM serta pelaku di bidang ekonomi kreatif merupakan pilar utama dalam menopang perekonomian nasional. Namun, saat ini masih banyak di antara mereka yang menghadapi kesulitan dalam mengakses permodalan melalui bank dan lembaga pembiayaan.
Ia berpendapat bahwa pembentukan panitia ini perlu didukung secara serius, sebagai bentuk komitmen untuk membantu pelaku usaha yang berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“UMKM dan sektor ekonomi kreatif menyerap hampir 98 persen tenaga kerja. Namun, saat mereka ingin mengembangkan usaha, sering kali terhambat oleh keterbatasan dalam mendapatkan bantuan pembiayaan atau modal. Kami berharap kehadiran Panja ini dapat menawarkan solusi nyata dengan skema pembiayaan yang lebih sederhana, bunga yang ringan, dan proses yang tidak rumit,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Gandung berharap agar Panja dapat memperluas akses pembiayaan, serta mendorong perbankan, BUMN, dan lembaga keuangan untuk merancang produk yang khusus ditujukan untuk UMKM dan sektor ekonomi kreatif, dengan agunan yang lebih ringan serta proses yang cepat. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan ekosistem bagi ekonomi kreatif, termasuk penyediaan dana bergulir, hibah produktif, dan strategi pemasaran untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM agar bisa menembus pasar ekspor.
Salah satu aspek yang dinilai penting oleh Gandung adalah edukasi literasi keuangan. Ia menekankan betapa krusialnya pendampingan bagi pelaku UMKM agar mereka memahami cara mengelola keuangan, melakukan pembukuan, dan memenuhi syarat-syarat kredit. Sering kali, hal-hal ini diabaikan oleh pengusaha di sektor UMKM dan ekonomi kreatif.
Gandung menjelaskan bahwa kesadaran akan literasi keuangan perlu ditumbuhkan, mengingat hal ini sangat penting untuk memastikan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif mendapatkan akses permodalan yang lebih baik dan berorientasi pada keberpihakan kepada mereka.
“Jika akses modal berjalan lancar, UMKM akan berkembang, lapangan pekerjaan akan terbuka, dan ekonomi daerah akan bergerak. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” tegasnya.
Gandung berharap agar Panja Akses Pembiayaan dan Permodalan UMKM serta Ekonomi Kreatif di Komisi VII segera dapat menghasilkan rekomendasi dan regulasi yang mendukung pelaku usaha kecil dan menengah secara signifikan.
➡️ Baca Juga: Kemenko PM Tegaskan Kasus Amsal Sitepu sebagai Peringatan bagi Ekosistem Ekonomi Kreatif Indonesia
➡️ Baca Juga: Ayah Endrick Ungkap Tantangan Putranya Berkembang di Real Madrid: Mereka Ambil Kesempatan Berharga




