Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Kerja Sama Negara BRICS Ditekankan BI untuk Memperkuat Ketahanan Ekonomi Global

Jakarta – Bank Indonesia menekankan betapa pentingnya kolaborasi yang nyata antara negara dalam rangka memperkuat ketahanan ekonomi dan keuangan global di masa mendatang. Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah pemanfaatan mata uang lokal serta peningkatan konektivitas sistem pembayaran antar negara.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menyampaikan penekanan tersebut dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral BRICS. Menurutnya, kerja sama ini akan memperkuat ketahanan terhadap guncangan yang berasal dari luar, dengan tetap memperhatikan kesiapan dan kondisi khusus masing-masing negara.

Filianingsih juga menegaskan bahwa negara-negara BRICS perlu lebih dari sekadar menjadi pengguna teknologi kecerdasan buatan (AI). Mereka harus bertransformasi menjadi penghasil inovasi dan kontributor aktif melalui pengembangan riset serta penguatan kapasitas domestik, seperti yang diungkapkan dalam keterangannya pada 14 Agustus 2026.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya kolaborasi dalam menghadapi risiko yang berkaitan dengan serangan siber dan perubahan iklim. Kerja sama ini dianggap vital untuk membangun sistem ekonomi dan keuangan yang tidak hanya tangguh tetapi juga inklusif dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Filianingsih hadir mewakili Indonesia bersama Wakil Menteri Keuangan RI, Juda Agung. Keduanya menyampaikan perspektif Indonesia mengenai perlunya penguatan kerjasama dalam kerangka BRICS untuk menghadapi tantangan yang ada.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh para pemimpin bank sentral dan kementerian keuangan dari negara-negara anggota BRICS, termasuk Indonesia, Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Mesir, Uni Emirat Arab (UEA), Ethiopia, dan Iran.

Selama pertemuan yang berlangsung di Jaipur, India, pada 12-13 Agustus 2026, negara-negara BRICS sepakat untuk mengedepankan upaya peningkatan resiliensi, inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan sebagai landasan untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Inisiatif ini menjadi sangat penting mengingat dinamika geopolitik yang terus berubah, perkembangan teknologi yang pesat, serta risiko yang meningkat akibat perubahan iklim yang mengancam keberlangsungan ekonomi global.

Dalam forum tersebut, Indonesia juga mendorong pengembangan Infrastruktur Publik Digital (Digital Public Infrastructure/DPI), peningkatan akses pembiayaan iklim bagi negara-negara berkembang, serta transformasi digital dan penerapan AI yang disesuaikan dengan tahapan pembangunan masing-masing negara.

Tak kalah penting, Indonesia berupaya untuk meningkatkan peran negara-negara berkembang dalam tata kelola ekonomi global. Salah satu langkah yang diusulkan adalah memperkuat peran Dana Moneter Internasional (IMF) sebagai bagian dari jaring pengaman keuangan global.

Pertemuan ini merupakan bagian dari jalur keuangan dalam presidensi BRICS India 2026, yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama dan respons kolektif terhadap tantangan ekonomi global yang dihadapi saat ini.

➡️ Baca Juga: Jadwal Pertandingan Kandang Persib Bandung di Super League 2026/2027 yang Harus Diketahui Bobotoh

➡️ Baca Juga: Nintendo Resmi Meluncurkan Game Baru, Temukan Informasi Lengkapnya di Sini!

Related Articles

Back to top button