IHSG Ditutup Menguat 0,46 Persen Menjadi 6.036,88 di Sesi Sore Ini

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menyelesaikan perdagangan pada hari Jumat, 2 Oktober 2026, dengan mencatat penguatan di zona positif. Indeks ini ditutup menguat setelah sebelumnya mengalami tekanan yang membuatnya terjatuh di bawah level psikologis 6.000 pada sesi perdagangan awal.
Berdasarkan informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup naik sebesar 0,46 persen, yang setara dengan 27,38 poin, sehingga mencapai level 6.036,88. Pada pembukaan perdagangan, indeks berada di angka 6.018,08 dan sempat menyentuh level tertinggi di 6.053,23.
Penguatan IHSG di akhir sesi didorong oleh kenaikan harga sejumlah saham dengan kapitalisasi pasar besar. Beberapa emiten yang berkontribusi signifikan terhadap penguatan ini antara lain DCI Indonesia (DCII), Astra International (ASII), GoTo Gojek Tokopedia (GOTO), dan Bukit Asam (PTBA).
Pergerakan saham di BEI pada hari Jumat menunjukkan dinamika yang variatif. Tercatat 319 saham mengalami kenaikan, sementara 337 saham mengalami penurunan, dan 134 saham lainnya tetap stagnan.
Di akhir perdagangan, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp10.650,62 triliun, menunjukkan dinamika yang cukup solid di tengah variasi pergerakan saham.
Beberapa saham yang mengalami penguatan cukup signifikan antara lain PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) yang tercatat naik 3,66 persen menjadi Rp200.900.
Saham PT Astra International Tbk. (ASII) juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan 2,66 persen, mencapai level Rp4.630. Selain itu, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) juga meningkat 1,79 persen menjadi Rp1.140.
Penguatan yang lebih mencolok terlihat pada saham-saham yang masuk dalam kategori LQ45, yang merupakan indeks saham unggulan di Bursa Efek Indonesia.
Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) mengalami lonjakan signifikan sebesar 7,14 persen, yang menjadikannya salah satu penggerak utama pada perdagangan hari Jumat.
Tak hanya GOTO, saham PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) juga mencatat kenaikan yang cukup signifikan, yaitu 4,26 persen, hingga mencapai level Rp3.180.
Kenaikan harga saham-saham tersebut memberikan dukungan kuat bagi pergerakan IHSG sehingga mampu kembali menembus level 6.000 setelah sempat mengalami tekanan di sesi awal perdagangan.
Sebelum berbalik arah dan menguat di akhir sesi, IHSG sempat berada di zona merah pada sesi pertama perdagangan.
Indeks mengalami koreksi sebesar 0,32 persen, turun ke level 5.990, dan kembali mendorongnya di bawah level psikologis 6.000.
Tim riset dari Mirae Asset Sekuritas mencatat bahwa tekanan di sesi pertama perdagangan disebabkan oleh penurunan harga beberapa saham besar.
Beberapa saham yang mengalami penurunan cukup signifikan antara lain PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang anjlok 4,6 persen, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) yang melemah 1,7 persen, serta PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) yang terkoreksi sebesar 1,2 persen.
➡️ Baca Juga: Ciri-Ciri Kondisi Finansial yang Sehat Selain Memiliki Banyak Uang
➡️ Baca Juga: Gaya Hidup Sehat Meningkatkan Energi Tubuh Agar Tetap Stabil Sepanjang Hari




