Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Suami dan Anak Bupati Pekalongan Diduga Terima Rp13,7 M dari Praktik Korupsi

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa suami dan anak dari Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, diduga menerima uang dari praktik korupsi yang totalnya mencapai Rp13,7 miliar dalam periode 2023-2026.

Menurut penjelasan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, rincian penerimaan tersebut mencakup Rp5,5 miliar yang diterima oleh Fadia Arafiq, Rp1,1 miliar oleh suaminya yang bernama Mukhtaruddin Ashraff Abu (ASH), Rp4,6 miliar oleh anaknya Muhammad Sabiq Ashraff (MSA), dan Rp2,5 miliar oleh anaknya yang lain, Mehnaz Na (MHN).

Keluarga Fadia Arafiq juga dilaporkan menerima tambahan uang sekitar Rp5,3 miliar. Dengan penambahan tersebut, total penerimaan yang diduga diterima oleh keluarga mencapai Rp19 miliar.

Namun, Asep menjelaskan bahwa dari total Rp5,3 miliar itu, sejumlah Rp2,3 miliar telah diberikan kepada Rul Bayatun (RUL), Direktur PT Raja Nusantara Berjaya, yang merupakan orang kepercayaan Fadia. Sisa Rp3 miliar lainnya saat ini masih dalam bentuk penarikan tunai dan belum didistribusikan.

Pada tanggal 3 Maret 2026, KPK melakukan penangkapan terhadap Fadia Arafiq beserta ajudan dan orang kepercayaannya di Semarang, Jawa Tengah. Penangkapan ini menjadi bagian dari langkah KPK dalam memberantas korupsi di daerah tersebut.

Selanjutnya, KPK juga mengumumkan bahwa mereka telah menangkap sebelas orang lainnya dari Pekalongan, Jawa Tengah, dalam rangkaian operasi yang lebih luas.

Serangkaian penangkapan ini merupakan bagian dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang ketujuh pada tahun 2026, dan kebetulan terjadi di bulan Ramadhan, yang menambah sorotan pada praktik korupsi di daerah tersebut.

Pada tanggal 4 Maret 2026, KPK menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka utama dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk anggaran tahun 2023-2026.

➡️ Baca Juga: Panduan Efektif Membersihkan Sepatu Badminton agar Alasnya Tetap Kesat dan Awet

➡️ Baca Juga: Kompleks Ayatollah Ali Khamenei Hancur Setelah Serangan Israel dan AS

Related Articles

Back to top button