SPKLU iGreen+ Mampu Layani 200 Unit Mobil Listrik per Hari di Tengah Lonjakan Pengguna

Jakarta – Pertumbuhan jumlah kendaraan listrik di jalanan secara signifikan mempengaruhi kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya. Salah satu contoh nyata dapat dilihat dari sebuah SPKLU di Jakarta yang telah berhasil melayani lebih dari 200 pengguna setiap harinya sejak mulai beroperasi terbatas.
Fasilitas pengisian daya ini terletak di Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Jakarta, dan dioperasikan oleh iGreen+ dengan memanfaatkan teknologi Ultra Fast Charging. Sejak memulai soft operation pada pertengahan Juli 2026, SPKLU ini telah berhasil melayani lebih dari 2.000 pelanggan dalam sebulan.
Tingginya tingkat penggunaan SPKLU menunjukkan bahwa keberadaannya kini lebih dari sekadar fasilitas tambahan bagi pemilik mobil listrik. Lokasi yang strategis, jumlah charging gun yang memadai, dan kecepatan pengisian menjadi faktor penting seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan listrik di masyarakat.
SPKLU di lokasi ini dilengkapi dengan enam unit Ultra Fast Charger DC yang masing-masing memiliki daya 120 kW. Semua perangkat tersebut menggunakan konektor CCS2, yang merupakan salah satu standar pengisian yang paling umum digunakan untuk mobil listrik saat ini.
Dengan kapasitas pengisian yang besar, SPKLU ini dapat melayani lebih banyak kendaraan dalam waktu yang bersamaan. Bagi pengguna yang sedang beraktivitas di kawasan Jakarta Pusat, keberadaan pengisi daya berkecepatan tinggi ini sangat membantu mengurangi waktu yang diperlukan untuk menunggu baterai terisi.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa untuk membangun ekosistem mobil listrik yang efektif, tidak cukup hanya menambah jumlah kendaraan yang beredar. Infrastruktur pengisian harus sejalan dengan pertumbuhan tersebut agar pemilik kendaraan listrik tidak mengalami kesulitan dalam mencari tempat untuk mengisi daya.
Saat ini, iGreen+ telah mengoperasikan 19 stasiun dengan total 132 charging gun yang tersebar di beberapa wilayah. Jaringan mereka mencakup area Jakarta, Tangerang, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Bali, serta lima stasiun tambahan yang sedang dalam proses persiapan untuk beroperasi secara komersial.
Perusahaan ini juga menargetkan untuk memperluas jaringan mereka hingga mencapai 200 titik. Langkah ini menunjukkan bahwa persaingan dalam industri kendaraan listrik kini juga meluas ke sektor infrastruktur, bukan hanya terbatas pada produk mobil atau motor listrik.
“Kami berkomitmen untuk memperluas jaringan hingga 200 titik SPKLU demi menyediakan layanan pengisian daya yang handal dan mudah diakses oleh pengguna,” ungkap Chief Executive Officer iGreen+, Lawrence, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada 12 Agustus 2026.
➡️ Baca Juga: Agustiar Sabran Resmi Menjadi Ketua Umum Percasi 2026–2030 Gantikan Utut Adianto
➡️ Baca Juga: BRI Mengingatkan Masyarakat untuk Waspada terhadap Modus Penipuan Link Palsu




