Pelatih Malaysia Mengakui Kelemahan Usai Kekalahan dari Vietnam di Piala AFF U-17 2026

Tim nasional Malaysia U-17 harus menghadapi kenyataan pahit setelah mengalami kekalahan telak 0-4 dari Vietnam dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Senin, 13 April 2026, memperlihatkan perbedaan kualitas antara kedua tim.
Pelatih timnas Malaysia U-17, Muhammad Shukor bin Adan, secara terbuka mengakui bahwa timnya kalah dalam hal kualitas dibandingkan dengan lawan. Namun, ia juga menyatakan bahwa ada banyak pelajaran berharga yang dapat diambil dari kekalahan tersebut bagi para pemainnya.
“Vietnam merupakan tim yang memiliki kekuatan yang signifikan. Saya percaya bahwa mereka memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain kami,” ungkap Shukor.
Meskipun hasil akhir pertandingan cukup mencolok, Shukor tidak menyalahkan anak asuhnya. Ia menilai bahwa ketegangan dan rasa gugup menjadi faktor yang menghambat performa tim, terutama di awal pertandingan.
“Saya tidak bisa menyalahkan para pemain. Mereka mungkin mengalami rasa gugup saat pertandingan, tetapi setelah itu mereka berusaha memberikan yang terbaik di babak kedua,” jelasnya.
Bagi Shukor, Piala AFF U-17 2026 bukan sekadar tentang hasil akhir. Bagi para pemain muda Malaysia, yang sebagian besar baru pertama kali berkompetisi di level internasional, turnamen ini menjadi ajang belajar yang sangat berharga.
“Walaupun kami menurunkan mayoritas pemain yang baru pertama kali tampil di kancah internasional, ini adalah kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan pengalaman yang sangat diperlukan untuk perkembangan mereka di masa depan,” tambahnya.
Meskipun demikian, pelatih asal Malaysia ini menegaskan bahwa kekalahan harus diatasi dengan serius. Ia berencana untuk melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk analisis video untuk mengidentifikasi kesalahan yang terjadi selama pertandingan.
“Bagi saya, kekalahan tetaplah kekalahan. Kami perlu melakukan analisis video untuk memahami kesalahan yang telah kami lakukan, dan kami akan berusaha memperbaikinya sebelum menghadapi Indonesia,” tegas Shukor.
Ujian berikutnya sudah menanti, di mana Malaysia akan berhadapan dengan Indonesia pada Kamis, 16 April. Pertandingan tersebut diperkirakan akan berlangsung dengan intensitas yang tinggi.
Shukor kini tengah mempersiapkan timnya dengan seksama. Ia berencana untuk menganalisis pertandingan antara Indonesia dan Timor Leste sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan performa timnya di laga mendatang.
➡️ Baca Juga: Resep Kue Nastar Lembut Lumer di Mulut Ukuran 1 Kg, Ini Cara Membuatnya agar Tidak Retak
➡️ Baca Juga: Film Baru Bertema Transportasi Siap Tayang di Bioskop Nasional




