Klasemen Medali Asian Para Games 2026: Indonesia Capai 8 Emas dan Melebihi Target

Kontingen Indonesia berhasil menambah koleksi medali emasnya pada hari ketiga Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, yang berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026. Dengan tambahan empat medali emas ini, total medali emas yang diraih oleh tim Merah Putih kini mencapai delapan, melebihi target awal yang ditetapkan yaitu tujuh medali emas sebelum kompetisi dimulai.
Perolehan medali emas Indonesia kali ini berasal dari cabang boccia dan para atletik. Handayani, Gischa Zayana, dan Felix Ardi Yudha masing-masing menyumbangkan tiga emas dari cabang boccia, sementara Karisma Evi Tiarani berhasil meraih medali emas pada nomor lari 100 meter putri T63, menunjukkan prestasi gemilang para atlet Indonesia.
Menurut klasemen medali sementara per 23.59 WIB pada Rabu (21/10/2026), Indonesia menduduki posisi kesembilan dengan total delapan medali emas, delapan perak, dan 22 perunggu. Dengan total 38 medali yang diraih, Indonesia berada tepat di bawah Kazakhstan yang menempati posisi kedelapan dengan koleksi 10 emas, 11 perak, dan 16 perunggu.
Walaupun target medali emas telah terlampaui, Indonesia masih memiliki tantangan untuk memperbaiki posisinya di klasemen. Persaingan untuk masuk delapan besar masih sangat terbuka, asalkan kontingen Merah Putih dapat menambah jumlah medali dari cabang-cabang yang masih dipertandingkan.
China saat ini masih memimpin klasemen sementara Asian Para Games 2026 dengan perolehan yang mengesankan, yaitu 107 medali emas, 62 perak, dan 57 perunggu, sehingga total koleksi medali mereka mencapai 226.
Jepang berada di urutan kedua dengan 29 medali emas, 36 perak, dan 35 perunggu, yang menjadikan total medali mereka 100. Uzbekistan mengikuti di posisi ketiga dengan 29 emas, 30 perak, dan 30 perunggu, sedangkan Korea Selatan menduduki peringkat keempat dengan 15 medali emas.
India menempati posisi kelima dengan total 14 medali emas, 22 perak, dan 26 perunggu. Thailand berada di urutan keenam dengan koleksi yang sama, yaitu 14 emas, 19 perak, dan 29 perunggu, sementara Iran berada di posisi ketujuh dengan 14 emas, 18 perak, dan 26 perunggu.
Kazakhstan melengkapi delapan besar dengan total 10 medali emas. Indonesia berada di posisi kesembilan, di belakang Irak yang menduduki peringkat ke-10 dengan lima medali emas.
Di wilayah Asia Tenggara, Thailand masih memimpin di atas Indonesia. Malaysia berada di peringkat ke-12 dengan empat emas, empat perak, dan tujuh perunggu. Sementara itu, Filipina berada di urutan ke-16 dengan dua medali emas, dan Vietnam menempati posisi ke-18 dengan satu medali emas.
Indonesia memiliki keunggulan jumlah medali emas dibandingkan Irak, Arab Saudi, dan Malaysia. Namun, untuk dapat masuk ke dalam delapan besar, kontingen Merah Putih perlu mengejar selisih dua medali emas dari Kazakhstan.
➡️ Baca Juga: Nutrisi dan Pola Makan Sehat yang Wajib Diterapkan Atlet Profesional Sebelum Bertanding
➡️ Baca Juga: Anggota DPR Menegaskan Stabilitas Harga BBM Penting untuk Menjaga Ekonomi Nasional




