Tiga Teknologi Canggih untuk Menjaga Kualitas Sinyal Internet Secara Ketat

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah meluncurkan tim khusus yang bertugas untuk memantau kualitas jaringan telekomunikasi. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran komunikasi masyarakat selama momen Idul Fitri atau Lebaran 2026.
Pentingnya pemantauan jaringan telekomunikasi menjadi semakin jelas, terutama karena Kemkomdigi memperkirakan adanya lonjakan trafik komunikasi antara 30 hingga 40 persen selama periode Lebaran 2026.
Dalam upaya ini, Kemkomdigi bekerja sama dengan tiga operator seluler terkemuka, yaitu Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan XLSmart. Selain melakukan pemantauan jaringan, mereka juga mendirikan posko di titik-titik keramaian untuk memastikan layanan komunikasi tetap tersedia bagi masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Kemkomdigi menggunakan tiga alat canggih, yaitu Spectrum Analyzer, Portable Monitoring Receiver, dan QualiPoc. Menurut Andini Puspitasari, pengendali frekuensi radio di Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kemkomdigi, Spectrum Analyzer berfungsi untuk melakukan pemantauan secara menyeluruh.
“Alat ini memungkinkan kami untuk memantau berbagai pita frekuensi, termasuk mendeteksi adanya gangguan. Dengan perangkat ini, kami dapat melakukan pemantauan umum terhadap sejumlah pita frekuensi yang digunakan oleh operator seluler,” jelasnya dalam sebuah pernyataan.
Jika ada gangguan yang terdeteksi pada pita frekuensi tertentu, data yang diperoleh dapat menjadi indikator untuk memberikan notifikasi kepada operator seluler terkait untuk mengambil tindakan yang diperlukan.
Selanjutnya, Portable Monitoring Receiver merupakan alat kedua yang digunakan oleh Kemkomdigi untuk memantau kualitas jaringan telekomunikasi. Perangkat ini menawarkan keunggulan yang lebih mendetail dibandingkan dengan Spectrum Analyzer.
Kelebihan dari Portable Monitoring Receiver adalah kemampuannya untuk mengidentifikasi arah datangnya gangguan pada pita frekuensi. “Dengan alat ini, kami dapat mengetahui dari mana gangguan itu berasal, sehingga operator seluler dapat segera menangani masalah tersebut dengan lebih efektif,” tambahnya.
Alat terakhir yang digunakan adalah QualiPoc, yang berfungsi untuk memantau kualitas layanan jaringan telekomunikasi yang diakses melalui smartphone.
Aplikasi ini dirancang sebagai perangkat multifungsi yang membantu pengguna mengetahui masalah yang mungkin terjadi pada kualitas layanan suara dan internet. Dengan demikian, optimasi pita frekuensi dapat dilakukan dengan lebih mudah. Dari segi kecepatan internet hingga kemudahan akses aplikasi di perangkat, semua aspek ini dapat terdeteksi dengan akurat.
➡️ Baca Juga: Perdebatan tentang Perluasan Defisit APBN Lebih dari 3 Persen, Purbaya: Masih Dipertimbangkan!
➡️ Baca Juga: Rizky Ridho Terkesima Melihat John Herdman Bawa TV ke Lapangan Saat Latihan Timnas Indonesia




