Syekh Ahmad Al Misry Terjerat Kasus Pelecehan Sesama Jenis dan Makan Bangkai Saudaranya

Nama pendakwah Syekh Ahmad Al Misry kini tengah menjadi pusat perhatian setelah muncul dugaan bahwa ia adalah ustaz berinisial SAM yang terlibat dalam kasus pelecehan seksual sesama jenis. Isu yang mencuat ini telah mengundang banyak diskusi di media sosial, memicu berbagai spekulasi di kalangan masyarakat.
Kecurigaan terhadap Syekh Ahmad Al Misry mulai muncul setelah kuasa hukum korban, Benny Jehadu, mengungkapkan bahwa sosok terlapor berinisial SAM dan dikenal sebagai pendakwah yang sering tampil di program televisi nasional. Hal ini membuat banyak orang berusaha mencari tahu lebih lanjut mengenai identitas terlapor.
Perkembangan isu ini semakin menguatkan anggapan bahwa Syekh Ahmad Al Misry adalah sosok yang dimaksud, mengingat ia pernah menjadi pengisi acara dakwah di televisi.
“Terlapor ini memiliki inisial SAM, dan beliau sering muncul di salah satu acara di stasiun TV swasta,” ungkap Benny dalam sebuah video yang viral di media sosial.
“Acara yang diisi oleh beliau antara lain berjudul Damai Indonesiaku,” tambahnya, mengacu pada salah satu program yang cukup populer.
Seiring dengan berkembangnya isu ini, nama Syekh Ahmad Al Misry menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen, yang penasaran dan terbelah pendapat tentang kebenaran tuduhan tersebut.
Hingga saat ini, Syekh Ahmad Al Misry belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan yang ditujukan kepadanya, yang semakin menambah ketidakpastian di kalangan publik.
Alih-alih memberikan tanggapan langsung, Syekh Ahmad Al Misry justru mengunggah sebuah pesan religius di akun media sosialnya. Pesan tersebut berkaitan dengan tema fitnah dan keadilan di akhirat, yang kemudian ditafsirkan oleh banyak orang sebagai respons terhadap isu yang sedang berkembang.
“Dikatakan sedang berpuasa, tetapi masih saja ‘makan bangkai saudaranya’,” tulis Syekh Ahmad Al Misry di akun Instagramnya @ahmad_almisry2 pada Minggu, 15 Maret 2026.
Dia juga menyampaikan pesan lain yang menegaskan keyakinannya akan keadilan Ilahi.
“Di hari esok, kita akan dipertemukan di mahkamah Allah, dan di sanalah keadilan akan ditegakkan,” tegasnya dalam unggahan tersebut.
Pernyataan ini segera memicu beragam reaksi dari pengguna media sosial. Banyak yang meninggalkan komentar, menanyakan tentang hubungan dirinya dengan sosok ustaz berinisial SAM yang kabarnya telah dilaporkan ke Bareskrim Polri.
Meskipun ada banyak komentar dan pertanyaan yang membanjiri kolom komentar unggahannya, Syekh Ahmad Al Misry hingga saat ini belum memberikan tanggapan atas berbagai isu yang beredar tersebut.
➡️ Baca Juga: Autentikasi Biometrik tanpa Kata Sandi Jadi Solusi Lebih Aman
➡️ Baca Juga: Kemenkes Imbau Masyarakat Waspadai Kebijakan Ekspor



