WhatsApp Mengungkap Penyebab Banyak Akun Terblokir dan Cara Menghindarinya

WhatsApp baru-baru ini menjelaskan bahwa pemblokiran sejumlah akun pengguna di Indonesia disebabkan oleh kesalahan sistem yang salah mendeteksi aktivitas yang dianggap melanggar ketentuan layanan mereka.

Esther Samboh, Kepala Kebijakan WhatsApp untuk Asia Pasifik, mengungkapkan bahwa platform ini memiliki mekanisme untuk mendeteksi aktivitas yang melanggar ketentuan, termasuk praktik spam.

“Kami selalu berupaya untuk melakukan langkah-langkah proaktif dan beragam inisiatif di WhatsApp guna mengatasi pelanggaran ketentuan layanan, serta melindungi pengguna yang sah di platform kami,” ujar Esther saat konferensi pers di Kantor Kemkominfo, Jakarta, Rabu lalu.

Dia menjelaskan bahwa WhatsApp menggunakan berbagai sinyal dari perilaku pengguna untuk membantu sistem dalam mengidentifikasi aktivitas yang dapat melanggar ketentuan layanan mereka.

Namun, dalam proses ini, terjadi kesalahan yang menyebabkan beberapa akun yang tidak melakukan pelanggaran justru terblokir.

“Ini adalah kesalahan sistem yang langsung kami tangani,” tegas Esther.

Dia menambahkan bahwa tim WhatsApp segera mengambil tindakan mitigasi setelah menyadari adanya kesalahan tersebut, dan banyak akun yang terdampak pemblokiran telah mendapatkan kembali aksesnya.

Esther juga menekankan bahwa masalah ini bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan merupakan kesalahan sistem yang terjadi di seluruh dunia.

Dengan demikian, pemblokiran tersebut tidak dimaksudkan untuk menargetkan pengguna tertentu di Indonesia.

“Peristiwa ini bersifat global. Jadi tidak ada tindakan terkoordinasi yang diarahkan khusus kepada Indonesia,” ujarnya dengan tegas.

Bagi pengguna yang akunnya masih terblokir, WhatsApp menyediakan mekanisme untuk mengajukan banding secara langsung melalui aplikasi. Esther menyatakan bahwa setiap pengajuan akan ditinjau oleh tim WhatsApp dalam waktu kurang dari 24 jam.

“Semoga dengan adanya pembaruan ini, proses remediasi bagi pengguna yang terdampak dapat berjalan lebih lancar,” harapnya.

Esther menegaskan bahwa WhatsApp terus melakukan evaluasi dan pembaruan pada sistem mereka untuk mencegah terulangnya kesalahan serupa di masa mendatang.

“Setelah kejadian ini, tim kami dengan cepat melakukan tindakan mitigasi, dan secara substansial sudah berhasil mengatasi masalah yang terjadi sebelumnya,” jelas Esther.

➡️ Baca Juga: Jadwal Salat Hari Ini, Kamis 5 Maret 2026 untuk DKI Jakarta yang Lengkap dan Akurat

➡️ Baca Juga: Dari Kain Perca Hingga Kardus, Manfaatkan Barang Sisa untuk Peluang Bisnis Kreatif yang Menguntungkan

Exit mobile version