Libur Lebaran untuk Anak Sekolah: Catat Tanggal Mulainya Sekarang!

Jakarta – Sebentar lagi umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Menyusul perayaan tersebut, pemerintah telah mengumumkan jadwal libur lebaran yang sangat dinantikan, terutama bagi anak-anak yang sedang menempuh pendidikan.

Kapan tepatnya libur lebaran anak sekolah dimulai? Berdasarkan Surat Edaran Bersama (SEB) dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, serta Menteri Dalam Negeri, yang tertuang dalam Nomor 5 Tahun 2026, Nomor 2 Tahun 2026, dan Nomor 400.1/857/SJ, telah ditetapkan bahwa libur lebaran akan dimulai pada hari Senin, 16 Maret 2026.

Dalam surat edaran tersebut, dijelaskan bahwa libur lebaran bagi anak sekolah akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai dari tanggal 16 hingga 20 Maret 2026, dan dilanjutkan pada tanggal 24 hingga 27 Maret 2026.

“Libur bersama Idulfitri bagi sekolah, madrasah, satuan pendidikan anak usia dini, dan satuan pendidikan keagamaan akan berlangsung pada tanggal 16, 17, 18, 19, dan 20 Maret 2026, serta tanggal 24, 25, 26, dan 27 Maret 2026,” demikian bunyi surat edaran tersebut yang dapat ditemukan di situs resmi Kemendikdasmen.go.id.

Sementara itu, kegiatan pembelajaran di sekolah dijadwalkan kembali dimulai pada hari Senin, 30 Maret 2026.

“Pembelajaran akan dilanjutkan di sekolah, madrasah, satuan pendidikan anak usia dini, dan satuan pendidikan keagamaan pada tanggal 30 Maret 2026. Selama libur Idulfitri, diharapkan para murid dapat melakukan silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat guna mempererat tali persaudaraan dan persatuan,” lanjut surat edaran tersebut.

Pemerintah juga memberikan himbauan kepada orang tua/wali murid untuk mendukung anak-anak mereka selama periode belajar mandiri di rumah. Hal ini penting untuk menanamkan kebiasaan positif melalui praktik tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, serta mendorong penguatan literasi, numerasi, dan karakter.

Orang tua diharapkan dapat mendampingi anak-anak dalam melakukan berbagai aktivitas bermanfaat, seperti:

– Melaksanakan ibadah dan kajian keagamaan.

– Membaca buku atau bahan bacaan lainnya bersama anak.

– Mengikuti permainan yang dapat melatih kemampuan logika dan kreativitas.

– Terlibat dalam kegiatan seni dan olahraga.

– Mengikuti aktivitas budaya yang sesuai dengan minat anak.

Selain itu, orang tua juga diminta untuk menerapkan kebijakan dalam penggunaan gawai dan internet. Ini penting untuk memastikan anak-anak menggunakan teknologi dengan bijak. Beberapa langkah yang dapat diambil adalah:

– Menetapkan batas waktu penggunaan gawai yang wajar.

– Mendampingi anak saat mengakses internet dan media sosial.

– Mengarahkan anak untuk memanfaatkan konten yang positif dan bermanfaat.

– Menghindarkan anak dari konten yang berisikan kekerasan, pornografi, perjudian, perundungan, dan disinformasi.

Dengan pendekatan ini, diharapkan anak-anak dapat menjalani libur lebaran dengan penuh makna, sekaligus tetap produktif dan belajar hal-hal baru. Libur yang panjang ini adalah kesempatan bagi setiap keluarga untuk mempererat hubungan dan berbagi momen berharga.

➡️ Baca Juga: Google Gemini di Pixel 9 vs Galaxy AI di S24 ultra mana yang lebih jago debat gue

➡️ Baca Juga: Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Terkait Tekanan Inflasi

Exit mobile version