Polda Sumatera Selatan kembali membuktikan komitmennya dalam menjadikan Polri sebagai institusi yang humanis dan berkeadilan. Program sosial yang diluncurkan berupa pembangunan rumah layak huni untuk warga yang kurang mampu menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan hal tersebut.
Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho, secara simbolis menyerahkan bantuan rumah tinggal baru kepada dua petani lansia di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung pada hari Senin, 20 April 2026, di Desa Margodadi, Kecamatan Semendawai Suku III. Kegiatan ini diwakili oleh Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, yang secara langsung menyerahkan bantuan tersebut.
Dua penerima manfaat bantuan ini adalah Suparni (62 tahun), petani dari Desa Margodadi, dan Jamhir (75 tahun), petani asal Desa Melati Agung, Kecamatan Semendawai Timur. Jamhir diketahui mengalami kebutaan permanen akibat paparan pestisida, dan keduanya sebelumnya hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan tanpa rumah yang layak huni.
Acara penyerahan berlangsung dengan penuh khidmat, dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimcam, pejabat Polres OKU Timur, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Rangkaian acara meliputi pembukaan, doa, sambutan, penyerahan bantuan sosial, hingga prosesi simbolis pengguntingan pita untuk rumah baru milik Suparni.
Setelah acara penyerahan, rombongan melanjutkan untuk meninjau kondisi rumah Jamhir, guna memastikan hunian tersebut layak dan siap untuk dihuni.
Selain menyerahkan rumah, Polres OKU Timur juga memberikan paket bantuan sosial kepada warga dari beberapa desa, sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan terhadap masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Program bantuan ini merupakan wujud nyata dari kebijakan Kapolda Sumsel yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan program Presisi Polri yang dicanangkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai salah satu indikator keberhasilan institusi.
Bantuan rumah layak huni ini memberikan dampak yang sangat berarti bagi kehidupan penerimanya. Bagi Jamhir, yang mengalami keterbatasan fisik, rumah layak ini menjadi ruang yang aman dan bermartabat. Sedangkan bagi Suparni, bantuan ini menjadi simbol nyata kehadiran negara yang tidak melupakan masyarakat kecil.
Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah manifestasi dari filosofi pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Kebaikan tidak diukur dari besar kecilnya, tetapi dari keikhlasan. Sesuai dengan pesan Bapak Kapolda Sumsel, sudahkah kita berbuat baik hari ini? Inilah bentuk nyata bahwa Polri hadir untuk masyarakat,” ungkap Adik Listiyono.
➡️ Baca Juga: Dua Kapal Tanker Qatar Alihkan Rute Dekat Selat Hormuz Menuju Pakistan
➡️ Baca Juga: Mengoptimalkan Cara Mencuci Buah dan Sayur untuk Bebas dari Pestisida
