Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran mengumumkan bahwa mereka telah menyita dua kapal di Selat Hormuz dan membawanya ke perairan Iran. Penangkapan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran pada Selasa, 21 April 2026.
Dalam pernyataannya, Garda Revolusi mengidentifikasi dua kapal tersebut sebagai MSC Francesca dan Epaminodes, yang diduga telah melanggar peraturan navigasi maritim. Kedua kapal tersebut dilaporkan mencoba menghindari deteksi dengan memanipulasi sistem pelacakan mereka, sehingga mengancam keselamatan navigasi di selat yang vital ini.
“Dengan dukungan intelijen yang kuat dari angkatan bersenjata kami, kami berhasil mengidentifikasi dan menghentikan kapal-kapal ini untuk menjaga hak-hak bangsa Iran yang terhormat di Selat Hormuz,” ungkap Angkatan Laut IRGC.
Para pejabat IRGC menambahkan bahwa kapal-kapal tersebut telah ditahan dan dibawa ke perairan teritorial Iran untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait muatan dan dokumen mereka. Mereka menekankan bahwa setiap gangguan terhadap keamanan di Selat Hormuz merupakan “garis merah,” yang merujuk pada blokade yang diterapkan oleh AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Angkatan Laut IRGC juga mengingatkan bahwa setiap upaya untuk mengganggu pelaksanaan hukum yang sudah ditetapkan oleh Iran untuk transit melalui Selat Hormuz akan terus diawasi dan akan ditindaklanjuti dengan tindakan hukum yang tegas terhadap para pelanggar.
Sebelumnya, Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan bahwa dua kapal kargo mengalami insiden tembakan terpisah di selat tersebut.
Sebuah kapal kontainer yang berada di timur laut Oman melaporkan bahwa mereka didekati oleh kapal perang IRGC yang langsung melepaskan tembakan tanpa melakukan kontak radio. Insiden ini menyebabkan kerusakan besar pada anjungan kapal, tetapi seluruh awak kapal berhasil diselamatkan dan tidak ada laporan tentang kebakaran atau dampak lingkungan.
Di sisi lain, dalam insiden terpisah yang terjadi di sebelah barat Iran, sebuah kapal kargo yang sedang berlayar keluar melaporkan ditembak dan terpaksa berhenti di perairan. Tidak ada kerusakan yang dilaporkan, dan awak kapal tersebut juga berada dalam kondisi selamat, menurut informasi dari UKMTO.
Kantor Berita Fars, yang terafiliasi dengan IRGC, menyatakan bahwa tiga kapal — Euphoria, MSC Francesca, dan Epaminodes — menjadi sasaran dalam rangkaian insiden tersebut.
Trump mengumumkan pada hari Selasa bahwa ia akan memperpanjang gencatan senjata yang rapuh dengan Iran tanpa batas waktu, meskipun rencana untuk memulai kembali perundingan yang baru terhenti.
➡️ Baca Juga: Mengenal Crossfit: Strategi Efektif untuk Meningkatkan Kekuatan dan Kebugaran Anda
➡️ Baca Juga: Konflik di Cuaca Ekstrem Jadi Perhatian Dunia
