Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa mereka telah meluncurkan gelombang pertama serangan roket ke arah Israel pada hari Sabtu, 28 Februari 2026.
Sebagai respons terhadap serangan yang dilakukan oleh rezim Zionis, Teheran meluncurkan sejumlah rudal dan drone menuju wilayah Israel.
Dalam pernyataannya, IRGC menyatakan, “Sebagai reaksi terhadap agresi musuh yang licik terhadap Iran, serangan rudal dan pesawat tak berawak ke arah Israel telah dimulai,” sebagaimana dilaporkan oleh stasiun televisi yang dikelola pemerintah Iran.
IRGC menegaskan bahwa Iran telah meluncurkan rudal dan pesawat nirawak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) ke arah wilayah Israel.
Seorang pejabat Iran yang tidak ingin disebutkan namanya menyebutkan bahwa Iran tidak dapat lagi mentolerir serangan dari Amerika Serikat dan Israel setelah kedua negara tersebut menyerang Teheran, menurut laporan yang dikutip dari sumber terpercaya.
➡️ Baca Juga: 4 Kunci Aksesori MagSafe Murah yang Bikin iPhone 15 Nempel Kuat Sampai 45 km/jam
➡️ Baca Juga: Kemendikbud Luncurkan Program Digitalisasi AI
