Iran Kirim 20 Kapal Tanker ke AS Melalui Selat Hormuz Sebagai Tanda Penghormatan

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa Iran telah mengirimkan 20 kapal tanker minyak menuju Amerika Serikat melalui Selat Hormuz, yang dimulai pada Senin pagi. Ia menyebutkan pengiriman ini sebagai “tanda penghormatan” di tengah berlangsungnya negosiasi antara kedua negara.

Dalam konferensi pers di atas Air Force One saat dalam perjalanan menuju Washington, DC, Trump menyampaikan pernyataan ini dengan nada positif mengenai kemajuan dalam dialog yang sedang berlangsung.

“Dari hari ini, mereka memberi kami, sebagai tanda penghormatan — saya tidak bisa menjelaskan dengan pasti, tetapi mereka memberikan kami, saya rasa sebagai penghormatan, 20 kapal tanker minyak — kapal-kapal besar itu — yang akan melewati Selat Hormuz dan ini akan dimulai esok pagi,” katanya kepada wartawan di pesawat.

Trump menilai bahwa perbincangan dengan Iran menunjukkan kemajuan yang menggembirakan. “Saya hanya ingin mengatakan bahwa negosiasi ini berjalan sangat baik,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Ia juga menekankan bahwa ia “cukup optimis” bahwa Amerika Serikat akan mencapai kesepakatan dengan Iran, walaupun ada kemungkinan untuk kegagalan.

“Saya merasakan ada kesepakatan yang mungkin tercapai dengan Iran,” tambahnya sambil menyatakan bahwa hal tersebut “bisa terjadi dalam waktu dekat.”

Trump juga menjelaskan bahwa perundingan dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung antara kedua belah pihak.

Ketika ditanya tentang kemungkinan pengiriman pasukan darat, Trump menjawab bahwa Amerika Serikat memiliki “banyak pilihan.”

“Kami bergerak lebih cepat dari jadwal yang ditentukan dengan Iran. Kami beberapa minggu lebih awal dari yang direncanakan… dan kami memiliki sebuah tim baru, ini benar-benar rezim baru. Ini adalah orang-orang yang belum pernah kami ajak bicara sebelumnya, yang bertindak sangat logis,” ungkapnya.

Sebelumnya, Iran dilaporkan menolak rencana 15 poin yang diajukan oleh Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik, dengan menegaskan bahwa gencatan senjata hanya akan terjadi berdasarkan syarat dan jadwal yang ditentukan oleh Teheran.

Ketika ditanya mengenai respons Iran terhadap rencana tersebut, Trump menjawab: “Ya… Mereka memberikan kami sebagian besar poin — mengapa tidak?”

“Hanya untuk menunjukkan bahwa mereka serius, mereka memberikan kami semua kapal ini,” tambahnya.

➡️ Baca Juga: Jadwal Layanan SIM Keliling 6 Maret 2026 di Jakarta, Bekasi, Bogor, dan Bandung

➡️ Baca Juga: Daftar Tiga Calon Hakim MK Pengganti Anwar Usman yang Perlu Diketahui

Exit mobile version