IHSG Turun Hampir 1 Persen, Temukan 3 Saham Unggulan di LQ45 yang Tangguh

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,93 persen atau setara dengan 67,03 poin, yang membawa indeks ini ke level 7.097 pada penutupan perdagangan di hari Jumat, 27 Maret 2026.

Selama sesi perdagangan, IHSG sempat mencapai titik tertinggi di angka 7.155, namun mengalami penurunan tajam hingga menyentuh level terendah di 7.070. Total nilai transaksi pada hari itu mencapai Rp 11,66 triliun, dengan frekuensi perdagangan mencapai 1,36 juta transaksi.

Sektor infrastruktur mengalami penurunan yang paling signifikan, tercatat sebesar 1,29 persen. Penurunan juga terlihat pada sektor industri yang menyusut 1,27 persen, diikuti oleh sektor teknologi yang melemah sebesar 0,97 persen.

Di sisi lain, sektor energi berhasil mencatatkan penguatan sebesar 0,35 persen, sementara sektor kesehatan naik 0,12 persen. Sektor konsumer non-siklikal juga mengalami kenaikan meskipun tipis, dengan pertumbuhan hanya 0,01 persen.

Menurut analisis dari tim Phintraco Sekuritas, sentimen negatif di pasar sebagian besar disebabkan oleh ketidakpastian yang menyelimuti perundingan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang bertujuan untuk menghentikan konflik. Pernyataan yang saling bertentangan dari kedua negara tersebut menambah tingkat ketidakpastian di pasar.

“Kenaikan harga minyak mentah dan gas alam juga berkontribusi pada sentimen negatif ini, di tengah kekhawatiran akan kemungkinan gangguan pasokan serta dampak dari kenaikan harga energi terhadap inflasi,” ungkap tim analisis Phintraco Sekuritas dalam laporan riset harian mereka.

Walaupun IHSG berada dalam tren penurunan, beberapa saham tetap menunjukkan performa yang mengesankan menjelang akhir pekan. Berikut adalah tiga saham unggulan yang tergabung dalam daftar 45 saham unggulan (LQ45) dan berhasil mencatatkan kenaikan.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi pemimpin dalam hal kenaikan saham, mencatatkan penguatan sebesar 2,04 persen atau 70 poin, sehingga mencapai level 3.500.

Saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) juga menunjukkan performa yang baik, naik 1,88 persen atau 25 poin, dan ditutup pada level 1.355.

Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mencatatkan lonjakan yang signifikan, dengan kenaikan sebesar 1,74 persen atau 70 poin, yang membawa saham ini ditutup pada posisi 4.100.

➡️ Baca Juga: Iran Luncurkan Rudal dan Drone sebagai Tanggapan terhadap Serangan Israel

➡️ Baca Juga: Indosat Sukses Menghadapi Tantangan Jaringan Selama Lebaran 2023

Exit mobile version