Bos Danantara Tegaskan Restrukturisasi Utang Whoosh Selesai dan Segera Diumumkan

Jakarta – Dony Oskaria, yang menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, mengumumkan bahwa proses restrukturisasi utang untuk proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) yang dikenal dengan nama Whoosh telah rampung. Ia menegaskan bahwa pengumuman resmi mengenai hal ini akan dilakukan dalam waktu dekat.

Dia menambahkan bahwa penyelesaian proses restrukturisasi ini telah mencapai tahap akhir setelah berlangsungnya diskusi bersama Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

“Whoosh sudah hampir selesai, dan InsyaAllah dalam waktu seminggu atau dua minggu ke depan, saya akan bertemu dengan rekan-rekan media dan Pak Menkeu untuk memberikan keterangan resmi tentang penyelesaian yang telah final ini,” ungkap Dony di Jakarta pada Selasa, 7 April 2026.

Dony menjelaskan bahwa semua kajian terkait restrukturisasi utang telah diselesaikan dan telah tercapai kesepakatan antara semua pihak yang terlibat. Saat ini, proses hanya tinggal memasuki tahap formal, yaitu penandatanganan dokumen, yang nantinya akan diumumkan secara terbuka kepada publik.

“Saya baru saja berdiskusi dengan Pak Menkeu. Sudah ada kesepakatan dan semua kajian serta persyaratan telah diselesaikan. Sekarang kita hanya perlu menjalani proses formal untuk penandatanganan, dan rekan-rekan media akan diundang untuk hadir,” jelasnya.

Dony juga menekankan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini secara menyeluruh tanpa terjebak dalam perdebatan mengenai penyebab yang terjadi di masa lalu. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan kesehatan perusahaan BUMN serta memperkuat tata kelola di masa mendatang.

Dalam hal operasional, ia memastikan bahwa pengelolaan kereta cepat akan tetap berada di bawah tanggung jawab PT Kereta Api Indonesia (KAI). Penjelasan lebih lanjut mengenai struktur kepemilikan dan pendanaan proyek ini akan disampaikan pada saat pengumuman resmi.

“Nanti kami akan memberikan penjelasan lebih lanjut. Pastinya, saya dan Pak Menkeu akan bersamaan dalam menyampaikan informasi kepada publik mengenai penyelesaian ini. Yang jelas, prosesnya sudah hampir selesai dan akan segera ditandatangani,” tuturnya.

Lebih jauh, Dony menegaskan bahwa layanan kepada masyarakat tidak akan terganggu, bahkan diharapkan akan semakin baik setelah kejelasan mengenai struktur pendanaan proyek kereta cepat ini.

“Hal yang paling penting adalah memastikan bahwa layanan kepada publik tetap berjalan lancar dan bahkan akan meningkat. Dengan adanya kejelasan terkait struktur pendanaan kereta api cepat ini, kami berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal,” tambahnya.

➡️ Baca Juga: Rutin Berolahraga di Gym untuk Menjaga Konsistensi dan Keamanan Latihan Anda

➡️ Baca Juga: Pandji Diperiksa Kembali Pekan Depan Terkait Candaan Pemakaman Toraja Meski Sudah Minta Maaf

Exit mobile version